WANTEDnumpang lewat
inTeRmezZooooO

Cil, terusannya mana......

Cara Uninstall Deep Freeze


Penulis tidak bertanggung jawab akan kerusakan atau kerugian yang ditimbulkan akibat penggunaan ataupun pelaksanaan tutorial ini. Tutorial ditujukan untuk mereka yang mau belajar bukan untuk mereka yang ingin merusak bahkan merugikan orang lain dengan tindakannya.Anyway, Let's Get It on!!!!


$>DeepFreeze adalah salah satu Software yang digunakan untuk mengamankan, mencegah dan mengontrol komputer dari pengerusakan yang dilakukan sengaja ataupun tidak sengaja. Sesuai dengan namanya software ini akan "Membekukan" segala yang ada di partisi "beku"nya. Tidak ada "Restriction" dalam penggunaan komputer yang "dibekukan", hanya saja semua settingan, dan kondisi komputer akan kembali seperti semula setelah komputer di-restart / booting.


$>Tutorial ini akan membahas tentang cara Disable/Un-freeze DeepFreeze versi 4.20.020.0598, 4.20.120.0598, 4.20.121.0613, 5.20.220.1125 dan 5.30.120.1181 pada OS Windows 2K/XP. $>Pada umumnya DeepFreeze mempunyai aplikasi yang aktif di komputer yang masih "Enable", dan bila kita ingin mengubah setingan dari DeepFreeze maka harus masuk ke menu Config yang diproteksi oleh password tentunya.


$>Ada beberapa cara untuk men-Disable software ini, yaitu dengan menggunakan disket (bootable tentunya) lalu boot dari disket itu dan memindahkan file DFSERVEX.EXE yang berada di path c:\progra~1\hypert~1\deepfr~1 ke tempat lain. Dan yang terakhir yaitu dengan menggunakan Disassembler untuk mem-Patch File Frzstate(2K).exe. Tutorial ini akan membahas cara yang kedua. Tools yang diperlukan :

1.Ollydbg 1.10 > http://www.ollydbg.de/

2.Process Explorer > http://www.sysinternals.com/


4.ASPack 2.12 OEP finder script by hacnho/VCT2k4 > http://ollyscript.apsvans.com/


Langkah-langkah :

1.Jalankan Process Explorer lalu lihat aplikasi Frzstate.exe atau Frzstate2k.exe yang berjalan lalu klik kanan untuk melihat propertiesnya. Catat Properties Command Linenya yang berisi path program itu dan 3 angka terakhir. contoh : C:\Program Files\HyperTechnologies\Deep Freeze\_$Df\FrzState.exe 1 1066917 0 <<>

2.Jalankan Ollydbg 1.10 dan buka Aplikasi Frzstate(2k).exe melalui path yang sudah dicatat. Jangan lupa masukkan 3 angka terakhir di kolom Arguments.

3.Akan ada box peringatan yang muncul hiraukan saja, pada box peringatan kedua kilk No. 4.Jalankan Plug-in OllyScript dengan memb-Browse-nya di menu Options>Appearance>Plugi-in Path

5.Jalankan Script EOP di menu Plugins>Run Script>Ollyscript tentukan path dari EOP script lalu klik Open.

6.Setelah itu script akan membuka code asli. Perhatikan apakah ada ikon dfreeze di system tray (DFreeze dapat diset- untuk tidak menampilkannya),bila tidak ada klik kanan pada jendela code pilih Go to>Expression dan masukkan nilai berikut : versi 4.20.020.0598 > 40A2BE versi 4.20.120.0598 > idem versi 4.20.121.0613 > 409F4A versi 5.20.220.1125 > 40FC4A versi 5.30.120.1181 > idem dan klik Ok. Setelah itu program akan menuju ke baris tersebut. Klik kanan lagi pilih Assemble lalu isi kolom dengan ekspresi NOP dan jangan lupa checklist pilihan Fill with NOP's lalu klik Assemble.

7.Kembali lagi ke jendela code, klik kanan untuk memilih Go to dan isi dengan nilai berikut : versi 4.20.020.0598 > 40368D versi 4.20.120.0598 > idem versi 4.20.121.0613 > 4034F5 versi 5.20.220.1125 > 4037E9 versi 5.30.120.1181 > 4037E9 lalu kilk Ok. Program akan menuju baris tersebut. Kita akan membuat sebuah BreakPoint disini.

8.Klik kanan pilih Breakpoint>Toogle, lalu tekan F9 untuk eksekusi baris tersebut. Bila benar akan muncul 2 ikon Deepfreeze pada system tray. Pilihlah salah satu ikon tersebut dan tekan Shift+dobel klik atau ctrl+Shift+Alt+F6 untuk membuka Form Login DFreeze. Isi kolom password dengan apa saja allu klik OK atau Enter.

9.Jika ikon yang kita pilih benar maka form Login tersebut seolah-olah "Membeku". Kembali ke jendela code di Ollydbg tekan F8 dan lihat jendela register di sebelah kanan, ganti isi register EAX dengan nilai 1 (dalam hexadesimal) dengan dobel klik di register tersebut. (nilai 000000000 merupakan value "False" untuk pengecekan password)

10.Tekan F9 untuk eksekusi program lagi, bila benar maka kita akan mendapatkan sebuah form Config dari DeepFreeze. referensi : 1.http://usuarios.arnet.com.ar/fliamarconato/ 2.http://webs.uolsinectis.com.ar/c_delgado

Cil, terusannya mana......

Meningkatkan Kinerja Komputer




Saya menggunakan Sistem Operasi Windows XP profesional dengan prosesor AMD Sampron 3000+, RAM DDR256, hardisk 40 GB 7200 rpm, VGA 64M. benar-benar sebuah paket yang pas-pasan untuk bermain web dan grafis, Mau ngga mau aku harus menyetting komputerku pada kondisi teroptimal supaya bisa memenuhi kabutuhanku. Nah beberapa tndakan yang saya lakukan,
Perhatian: tweaking ini tentu saja hanya beraku untuk Sistem Operasi windows xp.
Hardisk dengan kapasitas 40 GB aku buat 3 partisi dengan kapasitas masing-masing sebagai berikut: C=10 GB, D=29 GB, E=1 GB. Kenapa saya menambahkan 1 partisi sebesar 1 GB? Yaa untuk tempat virtual memorynya. Nanti akan saya terangkan ketika kita udah masuk ke tweaking windownya.
Saya matikan apa yang mereka sebut dengan “System Restore” sebuah fasilitas dari windows untuk “menormalkan” kembali windows apabila terjadi kerusakan dengan jalan mengembalikan semua settingan window ke kondisi yang tersimpan oleh fasilitas ini. Dari fungsinya tentu saja akan membuat windows bekerja lebih “giat” untuk menyimpan kondisi2 tertentu supaya nantinya bisa digunakan untuk patokan pengembalian settingannya. Silahkan buka control panel anda kemudian pilih system maka jendela system akan keluar. Pada jendela system anda lihat beberapa tab, pilih yang System Restore. Sekarang anda bisa mematikan system restore dengan mengklik checkbox dengan keterangan Turn off system restore on all drive. Trus silahkan di Apply, atau nanti juga boleh…J
Automatic Update?? NO WAY !!! Silahkan klik tab “automatic Update” dan kemudian ikuti instruksi di tab itu untuk mematikannya. Automatic update merupakan fasilitas yang berguna untuk mengautomatisasikan proses pembaruan website anda dengan mengkoneksikan computer kita dengan servernya Microsoft untuk kemudian secara otomatis mendownload dan mengaplikasikan file2 untuk mengupdate. Ow,… saya tak memerlukan fasilitas ini. Biarlah otak computer saya tak terlalu terbebani dangan hal-hal semacam itu,… kasihan J
Anda suka dengan tampilan default window? Saya sudah bosan dengan animasi dan grafis semacam itu. Saya tidak perlu mempunyai operating system yang penuh dengan kerlap-kerlip. Maka dari itu, masih di dalam jendela system, saya klik tab performance kemudian memilih tombol setting pada frame performance (frame paling atas). Setelah itu akan muncul jendela baru, silahkan pilih “adjust for best performance”. Eit,… jangan keburu diOK dulu, di jendela itu klik tab advanced kemudian klik tombol change pada frame virtual memory. Nah disitu akan tertampil 3 partisi yang kita buat. Silahkan mematikan paging file dari drive C dan D dengan mengklik terlebih dahulu pada list kemudian klik radiobutton “no paging file” kemudian klik set. Lakukan ini untuk drive C dan D, kemudian untuk E yang berkapasitas 1 giga kita buat sebagai tempat paging file kita. Klik pada list (bagian drive E) kemudian klik pada “system managed size”, kemudian klik tombol set. Setelah itu klik OK-OK terus sampai ada pesan untuk direstart. Dan sebaiknya jangan direstart dahulu karena ada sedikit perubahan registri yang akan kita lakukan.
Windows akan menggunakan kapasitas dari hardisk untuk mendukung memory fisik, jadi dengan membuat drive sendiri untuk tempat virtual memory,… pasti akan lebih mempercepat kinerjanya.
Ketika anda mengklik start menu akan terasa ada semacam delay ketika kita berpindah antar menunya. Nah akan terasa sangat menjengkelkan bukan untuk menunggu sub menu muncul. Kita lakukan sedikit modifikasi pada registrinya.klik run kemudian ketik regedit. Klik OK. Akan muncul jendela registry. klik HKEY_CURRENT_USER > control panel > Desktop. Kemudian cari MenuShowDelay dan ubah propertinya menjadi 0. Tutup jendela registry anda kemudian restart
Nah coba anda rasakan perbedaanya, mungkin akan sangat sulit merasakan perbedaannya jika computer anda sangat cepat, tapi inilah beberapa cara yang saya gunakan untuk meningkatkan kecepatan windows saya.


Cil, terusannya mana......

HACKING WARNET





Artikel ini ditulis untuk menambah pengetahuan tentang keamanan sistem komputer terutama para operator / SysAdmin dari server warnet, penulis tidak bertanggung jawab bila artikel ini digunakan untuk kejahatan apapunbentuknya.
Tools : - Backdoor Program , i.e: bo2k, netbus- Portscanner - Nekat !
CARA : - Jelajahi warnet yg ada di kotamu, perhatikan apakah di server komputer ada drive utama yang di-mount.(Setidaknya server harus ber-os MicroShit Windows 98/NT).


- Siapkan program backdoor kamu yang sudah kamu konfigurasi bo,netbus.. terserah kamu ;p >, agar tidak dikenali disarankan program backdoornya di recompile ulang agar tdk dikenali oleh antivirus, tambahkan data sampah sesuka kamu, jika tidak kamu recompile juga tdk apa-apa tetapi program akan mudah dikenali oleh antivirus.


- Cari program .exe yang biasanya sering dippakai oleh operator warnet,i.e: Mirc32.exe, iexplore.exe dll.


- Copy file tersebut di komputer client warnnet, sisipkan backdoor kamu ke program tersebut pake silkrope (Baca petunjuknya di press release bo2k, (http://www.bo2k.com )


- Delete file original di komputer server (HHati - hati jika tdk bisa kemungkinanprogram sedang dipakai, pake program lain spt iexplore.exe ).


- Setelah mendelete file asli di komputer seerver, copykan file yang sudah disisipi backdoor dari komputer client warnet ke komputer server, tentunya dengan memakai nama asli program seperti Mirc32.exe atau iexplore.exe.


- Logout dari client warnet dan bayar sewa iinternet. (Pasang muka lugu dan bego).


- Setelah sehari dirasa cukup maka kembali llagi ke warnet yang di-hack dan lakukan scanning port yang terbuka, jika port yang terbuka match dengan konfogurasi backdoor kamu maka ….. SELAMAT BUNG !! Anda layak tertawa….. hi….hi…hi….., backdoor anda telah dijalankan oleh operator warnet yang !! kekekeke.


- Lakukan penjelajahan sepuas kamu….., lisst password jika server warnet NT dan crack pakelophtcrack, jika server windows 9x…..tertawalah lagi sampai akan muntah dan kejang - kejang.. ;p ,karena jika di list passwordnya akan didapati password dial-up ke ISP. tanpa “ENCRYPT” sama sekali..


- Having fun….. and stay out of troble ..ddan ingat “Junjunglah Etika HACKER”, jangan
sekali -kali membuat kerusakan, cukup untuk kamu lihat - lihat server warnet…OK

Cil, terusannya mana......

System Restore itu apa yaa??

System Restore itu apa ya?????

Berbeda dengan back up system restore hanya mempengaruhi sistem komputer anda saja, selebihnya tidak. System restore sangat dapat menjadi jalan alternatif ketika sistem pada komputer Anda bermasalah.

System Restore bukan fitur baru dalam Windows XP. Bukan juga fitur yang sangat lama. System Restore sudah mulai diperkenalkan sejak Windows Me diluncurkan. System Restore memungkinkan seorang administrator untuk mengmbalikan system pad kondisi sebelumnya tanpa kehilangan data personal. Tindakan ini biasanya dilakukan bila perubahan yang di berikan/terjadi pada sistem Anda membuat sistem menjadi tidak stabil atau tidak sebagaimana mestinya.

System Restore memperhatikan setiap perubahan yang terjadi sistem. Dan selalu memberikan tanda pada saat perubahan terjadi. Selain mencatat perubahan sistem, System Restore juga melakukan pencatatan sendiri yang dinamakan Restore Checkpoint.

Restore Checkpoint adalah titik diman pemeriksaan dilakukan oleh komputer Anda, atau juga dapat dikatakan titik waktu dimana komputer melakukan Capture terhadap system.

Anda juga dapat mengembalikan kondisi system pada kondisi-kondisi sebelumnya dimana komputer memiliki catatannya. Catatan dilakukan sampai tingkat ketelitian detik. Restore Checkpoint juga dapat Anda lakukan secara manual dengan dilengkapi keterangan tersendiri.

System Restore tidak hanya melakukan restorasi harddisk yang digunakan untuk operating sistem dja, melainkan semua partisi harddisk. Sebab biasa nya Anda menginstal sebuah program pada partisi yang berbeda dengan letak oprating sistem Anda.

Pembahasan selanjutnya mengenai System Restore hanya akan terbatas pada Windows XP saja.

Aktivasi System Restore

Bagaimana mengaktifkan system restore?

Sebenarnya secara standar, sytem restore akan aktif dengan otomatis, segera setelahWindowa berhasil diinstal. Aktifnya system restore membutuhkan minimal 200 MB pad setiap partisi. Jika ruang yang ada minimal ada tidak mencukupi maka secara otomatis *** system restore akan dinonaktifkan, sampai kapasitas ruang kembali mencukupi.

Bagaimana bila ingin mengkontrol (mengaktifkan atau mematikan) System Restore?

Proses kontrol ini dapat dilakukan secara manual, bila Anda inginkan. Caranya ikuti langkah berikut :

1) Klik kanan pada My Computer, lalu pilih Propertis

2) Pada jendela Propertis, pilih halaman System Restore

3) Pada halaman ini, Anda dapat mematikan semua Sytem Restore pada partisi dengan memberikan tanda centrang pad opsi Turn off system restore on all drives(dibagian paling atas). Atau secara manual mematikan System restore satu persatu pad masing masing partisi. Caranya :

a) Pilih partisi yang ada di kolom Available drives. Lalu tekan tombol setting di sebelah kanan

b) Kemudian berikan tanda centrang pad opsi turn off System restore on this drive

c) Sebagai catatan : pada partisi dimana Windows di instal hal ini dapat dilakukan. Satu-satunya cara mematikan partisi ini adalah dengan mengikut langkah ketiga dimana system restore pada semua partisi ikut dimatikan.

Dapatkah kapasitas system restore di kecilkan?

Dikecilkan tidak mungkin. Namun bisa diperbesar tergantung pada besar harddisk yang digunakan. Maksimal sampai 12% kapasitas harddisk. Jika catatan yang dimiliki oleh system restorre terus bertambah maka secara otomatis system restore akan menghapus catatan terlama, ketika ada catatan terbaru akan masuk.

Bila ingin mengatur ruang untuk system restore Anda dapat melakukannya pada System Restore Setting yang ada pada propertis My Computer (perhatikan pertanyaan kedua). Berikut langkah detailnya

1) Pilih partisi (dalam kolom Available drives) yang akan Anda tentukan kapasitas system restore-nya

2) kemudian tekan tombol setting. Setelah itu tentukn persentase kapasitas yang diinginkan.

Apakah kerja system restore dapat mempengaruhi kinerja sistem komputer itu sendiri?

Tidak. System restore tidak bekerja non-stop secara terus menerus ia hanya membutuhkan waktu beberapa detik saja untuk dapat melakukan pencatatan (system snapshot). Dan pencatatan ini juga dilakukan hanya pada saat komputer dalam keadaan menyala, namun tidak sedang digunakan.

Siapa saja yang dapat menggunakan system restore ?

Hanya user yang memiliki hak administrator saja yang dapat melakukan restorasi sistem. Juga untuk melakukan pengaturan sistem restore(pertanyaan kedua dan ketiga).

Meskipun demikian pencatatan restore point yang dilakukan secara otomatis oleh komputer akan tetap berjalan, dengan menggunakan hak login siapa saja.

Hanya sistem saja

apa saja yang direstorasi oleh system restore?

Yang di restorasi oleh system restore hanya file yang ada pad sistem saja. Selebihnya tidak. Berbeda dengan fitur back-up yang menyimpan data personal.

Meskipun demikian, bukan berati sistem anda kembali menjadi nol atau ter-reset. Misalnya saja password pada Windows yang tidak akan ikut terrestorasi. Begitu *** password yang ada pada cache memory internet explorer anda.

Namun, lain halnya dengan password yang ada pada program-program. Misalnya password untuk login ke Yahoo!. Umumnya Anda yang mengaktifkan fitur remember user name and password atau automatically login, tidak akan dapat melihat password Anda masih tertulis disana, kolom password ini kosong.

Jangan panik. Karena password pada aplikasi semacam ini umumnya disimpan pada server luar komputer Anda, sehingga Anda tidak perlu khawatir. Cukup masukan login dan password yang sama, Anda pun dapat mengakses kembali ke Yahoo! Messenger Anda.

Apalagi yang direstorasi dan yang tidak direstorasi oleh sytem restore?

Berikut adalah data lain yang direstorasi oleh sytem restore :

1) Perubahan yang ada dalam registry

2) Profil local

3) COM + DB

4) WFP.dll cache

5) WMI DB

6) IIS Metabase

Dan berikut dalah data lain yang tidak direstorasi dengan system restore :

1) Setting pada DRM

2) Setting pada WPA

3) Data pada folder redirect program.

Bagaimana dengan aplikasi?apakah system restore akan melakukan uninstal pada aplikasi tersebut?

Aplikasi yang sudah diinstal tidak di-uninstal oleh system restore. Apalagi jika aplikasi tersebut memangtidak dimonitor oleh system restore. Oleh sebab itu, ada baiknya bila Anda meng-uninstall terlebih dahulu aplikasi yang akan dihilangkna, kemudian lakukan system restore.

Pada aplikasi, system restore hanya akan menghilangkan perubahan-perubahan baik yang terjadi pada sistem karena aplikasi tersebut maupun pada registry. Serta menghapus semua file tambahan yang berkaitan dengan aplikasi tersebut.

Ingat bahwa system restore berbeda dengan back up

Untuk data personal baik yang tersimpan dalam My Document setiap profil atau data pada partisi terpisah, tidak akan mengalami perubahan apapun. Karena memang system restore tidak mengamati file-file seperti itu.(doc,JPEG, dan sebagainya)

Restore Point

Pada saat kapan saja restore point dilakukan?

Tidak ada waktu pasti kapan restore point dilakukan. Yang pasti pembuatan restore point yang dilakukan secara otomatis oleh komputer hanya dilakukan bila komputer idle. Dan untuk proses ini komputer akan selalu stand by. Sehingga kapan saja(setiap hari sekalipun)komputer idle, system restore baru membuat restore point.

Bagaimana membuat restore point?

Cara membuat restore point secara manual adalah sebagai berikut:

1) Tekan menu start

2) Pilih All Program, Accecoris, System Tools, System Restore.

3) Setelah System restore Wizard terbuka berikan tanda pada create a restore point, dan tekan tombol next

4) berikan nama pada restore point yang Anda buat, tekan Next

5) kemudian tekan tombol create. Restore point yang Anda buat akan dicatat sebagai restore point pada jam dan waktu pembuatan dilakukan.

Bagaimana menghapus restore point?

Penghapusan restore point hanya dapat dilakukan sekaligus untuk semua restore point kecuali restore point yang paling terakhir dilakukan. Kecuali Anda menonaktifkan system restore – penonaktifan akan membuat restore point hilang semua. Klik kanan partisi dimana restore point ingin dihapus, lalu pilih propertis. Kemuadian tekan tombol Disk Clean Up dan buka halaman More Option. Setelah itu pada bagian System Restore tekan tombol Clean Up.


Bagaimana menjalankan system restore ?

System restore dapat digunakan baik dalam modul normal atau safe mode. Untuk mengakses system restore dari modul normal:

1) Pilih menu Start, All Program, accessories, System Tools, System Restore.

2) Setelah itu pada opsi dikanan atas pilih Restore My Computer to an earluer time. Tekan Next.

3) Tentukan waktu dimana system ingin dikembalikan.

4) Jika sudah yakin terus Next, sampai kemudian system restore akan berjalan.

5) Setelah selesai menjalankan restorasi akan muncul layar memberikan laporan.

Untuk menjalankan system restore pada halaman safe mode, Anda dapat langsung menekan opsi tersebut pada saat akan masuk dalam safe mode. System Restore dalam safe mode sangat berguna bila ternyata kerusakan yang ada membuat Anda tidak dapat melakukan booting sebagaimana normalnya. Sehingga dapat kembali dengan mudah ke keadaan sebelum booting gagal.

Bagaimana? Sekarang Anda sudah mengetahui apa manfaat System Restore. Tidak ada salahnya lagi menggunakan System Restore ini dari pada harus berkali-kali menggunakan opsi repair atau perbaikan yang ada pada Windows. Proses System Restore hanya memakan waktu sebentar. Setelah System Restore dijalankan, komputer akan me-restart dan login dalm modul biasa. Bila sudah seperti ini, maka komputer sudah dapat digunakan kembali.

Catatan :

Setiap kali selesai menyingkirkan sebuah virus, sebaiknya Anda mereset System Restore Anda. Agar pada saat System Restore dijalankan, virus tidak tersimpan atau terinstal kembali. Cara me-reset System Restore adalah dengan cara menonaktifkan sementara lalu mengaktifkannya kembali dengan segera.

Hal ini dikarenakan untuk virus-virus tertentu, mereka akan kembali terestorasi begitu System Restore di jalankan. Oleh sebab itu, harus benar-benar diperhatikan ketika Anda terfikir untuk menjalankan System Restore.

Cil, terusannya mana......

cAra mEmBeri BackgroUnd unTuK Flashdisk

Sekilas info buat yang belum tau....yang ingin variasi tampilan desktop FlashDisk nya ada gambar atau foto nya...!!!

Ok.langsung saja:



1.Siapkan gambar atau foto yang ingin di pakai menjadi background, lalu "rename" nama gambar atau foto itu menjadi "cover" ,misalnya fotoku.jpg --> rubah menjadi-->cover.jpg,...caranya pasti semua sudah tau -->klik-kanan-->rename.
2.Copy kode di bawah ini dan paste di Notepad..:
[ExtShellFolderViews]
{BE098140-A513-11D0-A3A4-00C04FD706EC}=
{BE098140-A513-11D0-A3A4-00C04FD706EC}
[{BE098140-A513-11D0-A3A4-00C04FD706EC}]
Attributes=1
IconArea_Image=cover.jpg
IconArea_Text=0xcc00aa
[.ShellClassInfo]
ConfirmFileOp=0
3. lalu Save As..dengan nama "desktop.ini" (tanpa tanda kutip).
4.Copy 2 file tadi (cover.jpg + desktop.ini) ke FlashDisk anda.
5.selesai.

Note:Bila 2 file itu anda copy dan paste ke halaman desktop folder atau drive di explorer windows anda maka akan menciptakan efek yang sama seperti di flashdisk tadi.

semoga bermanfaat.

Cil, terusannya mana......